Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dibangun pada 11 November 1743, Jembatan Merah merupakan bentuk kesepakatan Pakubuwono II dari Mataram dengan VOC. Pada masa itu, kawasan Jembatan Merah adalah daerah bisnis dan akses satu-satunya yang menghubungkan Kalimas dengan Gedung Pemerintahan di Surabaya. Beranjak ke sekitar tahun 1890an, Jembatan Merah mengalami renovasi, di mana pagar pembatas yang sebelumnya adalah kayu, diubah menjadi besi.

Tidak jauh dari Jembatan Merah, kamu bakal menemukan kawasan Kembang Jepun yang dikenal dengan nama Kya-Kya yang terkenal sebagai pusat makanan di Kota Pahlawan ini. Selain itu sekitar 300 meter di kawasan jembatan itu juga sudah dikembangkan sebagai kampung pecinan. Nah, seperti sejarah awalnya, sekarang ini Jembatan Merah menyediakan akses untuk kalian pergi menuju berbagai tempat wisata menarik dan menyenangkan di Surabaya.

Kenapa bisa begitu? Sebabnya, kalian akan dengan mudah mengunjungi berbagai tempat seperti gedung bersejarah bekas Bank Javasche Soerabaia, Gereja Santa Perawan Maria, Surabaya Heritage Tour, Masjid Ampel, hingga Museum Sampoerna hanya dengan melewati Jembatan Merah ini saja. Kalau masih belum puas, kamu juga bisa mengunjungi Pasar Pabean dan Klenteng Hong Tiek Hian yang semuanya berjarak tidak lebih dari 1 km dari Jembatan Merah lho.
Hanya dengan melalui jembatan ini, nyatanya kalian sudah bisa berkunjung ke berbagai tempat wisata seru dan menarik yang ada di Surabaya. Suasana yang ada di sekitar Jembatan Merah ini juga masih kental dengan nuansa klasik Kota Pahlawan di masa lalu. Jadi buat kalian yang hobi mengabadikan momen seru dalam potret foto dan mencari suasana otentik dari tempat yang kalian kunjungi, Jembatan Merah adalah salah satu objek wisata Surabaya yang Instagram-able banget!Juga, tidak butuh banyak biaya untuk pergi mengunjungi berbagai tempat wisata di Surabaya yang menyenangkan dan bikin kamu jadi lebih mengenal sejarah Negara sendiri. Tidak cuma sekedar tahu Jembatan Merah sebagai judul lagu dari salah satu musisi kenamaan Indonesia, Gesang. Nah lho, kamu juga baru tahu kalau jembatan unik ini adalah inspirasi Gesang dalam menulis salah satu lagunya? Karena itu kalau ada rencana untuk pergi berlibur ke Surabaya, pastikan Jembatan Merah masuk dalam daftar tujuan tempat wisatamu. Jadi selain memberi akses ke tempat-tempat wisata seru, Jembatan Merah pun bisa membawamu pergi ke masa lalu dari kota Surabaya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler