Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sri Puryono. Ia menyebut, Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah mencapai 88,58 per 100 ribu kelahiran hidup pada 2017.

Meski angka tersebut melampaui target SDG’s dengan target 90 per 100 ribu kelahiran hidup, namun jumlah tersebut masih terbilang tinggi. Di samping itu, penderita stunting (kekerdilan) juga masih sekitar 27 persen.

”Untuk mengatasi permasalahan kesehatan tersebut perlu banyak rumah sakit yang dapat memberikan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah pelosok,” katanya.

Ia menegaskan, Pemprov Jateng akan memberikan kemudahan-kemudahan terhadap pengurusan perizinan investasi yang ada di daerah-daerah. Terutama perizinan terkait pembangunan rumah sakit.

Bahkan pihaknya menyiapkan tanah dan gedung untuk rumah sakit. Yakni mengubah fungsi eks-bakorwil menjadi rumah sakit agar masyarakat bisa mudah mengakses dan mendapat manfaat dari layanan kesehatan."Kita tinggal mencarikan investor, gedungnya ada, tanahnya ada tinggal kita rehab saja," ujarnya.Sebelumnya, Pemprov Jateng melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah telah mempermudah layanan pengurusan perizinan secara online melalui Sistem Informasi Aplikasi Perizinan (SIAP) Jateng sebagai bentuk komitmen pelayanan yang mudah, murah, dan cepat.Kepala DPMPTSP Jateng Prasetyo Aribowo mengungkapkan bahwa total realisasi investasi di berbagai bidang yang ditanamkan para investor ke provinsi setempat selama 2017, mencapai Rp 51,5 triliun atau melampaui target sebesar Rp 41,7 triliun.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler