Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ini terlihat dari penghargaan Investment Award yang diberikan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam penilaian BKPM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah meraih peringkat pertama.

Sementara di peringkat kedua Jawa Timur dan DKI Jakarta ada di peringkat ketiga. Penghargaan diberikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Kamis (12/7/2018) kemarin.

Selain DPMPTSP Jateng yang meraih peringkat pertama untuk kategori provinsi, Kota Surakarta dan Semarang juga mendapat peringkat kedua dan ketiga untuk kategori Kota/KEK/KPBPB. Sedangkan Kabupaten Sragen meraih peringkat kedua kategori kabupaten.

Pada Investment Award ini secara keseluruhan Provinsi Jawa Tengah meraih banyak penghargaan. Selain PTSP yang meraih peringkat satu hingga tiga masih ada lima kabupaten lain yang meraih penghargaan sebagai nominee PTSP terbaik, antara lain Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Wonogiri, Boyolali, Cilacap, dan Demak.

mengatakan Investment Award ini untuk mendorong daerah dalam memberikan standar pelayanan yang lebih baik kepada investor yang masuk ke Indonesia. Sehingga bisa meningkatkan pelayanan perizinan penanaman modal dan percepatan kemudahan berusaha di daerah.

“Penghargaan ini diharapkan juga bisa memotivasi PTSP lain di seluruh Indonesia yang belum meraih penghargaan untuk memperbaiki layanan perizinan dan non perizinan daerah untuk peningkatan ekonomi daerah, membuka lowongan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing,” katanya.

Dijelaskan, BKPM menyurvei sekitar 565 PTSP mulai dari tingkat provinsi, tingkat kota/KEK/KPBPB, dan tingkat kabupaten. Dari jumlah tersebut BKPM memberikan penghargaan terhadap 20 PTSP terbaik tingkat kabupaten, 10 PTSP terbaik tingkat kota/KEK/KPBPB, serta 10 PTSP terbaik tingkat provinsi.Penilaian dan pemeringkatan, lanjut Thomas, dikerjasamakan antara BKPM dengan beberapa lembaga kementerian maupun non kementerian, antara lain Kemenko Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PAN-RB, Setwapres, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, BPKP, dan KPPOD.“Jadi prosesnya sangat bottom up dan inklusif karena melibatkan banyak kementerian dan lembaga nonkementerian,” ujarnya.Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan, penghargaan yang diperoleh merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dilakukan Pemprov Jateng dalam memperbaiki sistem pelayanan perizinan.“Dari luar kita lihat berapa syarat yang bisa diringkas, dan proses waktunya bisa dipercepat. Kita juga memberikan pendampingan. Jadi jika ada orang mau investasi ke Jateng dan bingung, kita dampingi apa yang harus dilakukan. Maka tadi pak menteri bilang, Jateng banyak dilirik investor bahkan yang ingin relokasi pabriknya,” ujarnya.Hal yang masih menjadi pekerjaan rumah ungkapnya yakni memperbaiki sistem informasi tentang investasi di Jawa Tengah. Selain itu juga kerja sama yang baik dengan kabupaten/kota.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler