Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ternyata Ganjar tak naik Vespa sendirian. Ia diiring sekitar 150 penungga sekuter legendaris ini yang tergabung dalam Vespa Pemalang.

Aksi ganjar bersama para pecinta Vespa ini dilakukan Ganjar untuk membuka puncak perayaan HUT ke-68 Jateng di Pantai Widuri, Pemalang. Puncak perayaan ini dimeriahkan berbagai hiburan dan pameran.

Ganjar Pranowo mengaku sangat bersyukur dengan penyelenggaraan HUT Jateng tahun ini. Terutama karena persiapan Pemkab Pemalang.

"Semua bisa tumplek blek di pantai ini. Pak bupati terimakasih. Pemkab Pemalang sudah mempromosikan kegiatan ini selama sebulan terakhir lewat virtual dan lainnya bahwa di sini ada pesta, pesta rakyat," katanya.

Bukan hanya di Pantai Widuri, keriuhan warga telah dirasakan Ganjar sepanjang perjalanan menuju lokasi. Sambutan dari pelajar hingga masyarakat cukup luar biasa. "Sepanjang jalan saya naik Vespa sama ibu, dikiranya pacaran," selorohnya.

Ganjar mengaku memang sengaja memberi perhatian lebih pada Kabupaten Pemalang. Selain wisata dan budaya, perkembangan teknologi Pemalang sangat luar biasa.

"Pemalang mendapat perhatian secara serius karena berhasil mengembangkan inovasi pelayanan publik, yakni teknologi informasi di tingkat desa, bahkan menang di tingkat internasional di Swiss," terangnya.
Sekda Jateng, Sri Puryono mengatakan Pemalang dipilih sebagai pusat Pesta Rakyat Jateng karena potensi yang dimiliki cukup besar untuk dikembangkan."Karena kawasan wisata dengan nilai budaya dan historis yang tinggi, sekaligus menjadi wilayah maritim di Jateng," katanya.Dia juga mengatakan, acara yang dimulai 18 hingga 20 Agustus 2018 itu ditarget dihadiri 10 ribu pengunjung.Untuk menarik minat masyarakat, berbagai hiburan dan pameran industri kreatif disiapkan.Total 27 kelompok kegiatan yang mengusung kearifan lokal, pembangunan daerah dan pembangunan spiritual. Adapula lomba dolanan anak, geguritan dan macapat serta parade kesenian."Kami juga undang artis ibukota, Seventen dan Virza. Selain itu, ada juga salawat akbar, bersama Habib Luthfi dan Habib Umar Mutahar. Harapannya masyarakat senang gembira dan terbangun spiritualnya," ujarnya.Pada pembukaan tersebut, dihadiri sebagian besar pejabat di Jawa Tengah, dari bupati dan walikota beserta OPD. Juga dihadiri Konsulat Jenderal Australia Surabaya.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler