Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dana itu untuk dua program yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jumlah Rp 2 triliun itu merupakan penyaluran di tahap pertama tahun 2019.

"Dengan PKH dan BPNT ini, harapan masa depan masyarakat akan semakin baik,” kata Ganjar Pranowo.

Ini juga dikatakan Ganjar ketika mendampingi Kunjungan Presiden Joko Widodo di Cilacap untuk penyaluran Bansos PKH dan BPNT, Senin (25/2/2019) kemarin.

Ganjar menyebut, kucuran bantuan dari pemerintah pusat itu disambut sukacita, terutama di kalangan warga miskin. Harapannya, bantuan tersebut akan memantik masyarakat miskin untuk lebih mandiri.

Ganjar menegaskan, bantuan-bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah kepada masyarakat. Untuk itu, dia berharap masyarakat mendukung program-program yang ditetapkan pemerintah tersebut dengan menggunakan bantuan sesuai ketentuannya.

"Tolong bantuan digunakan dengan baik, aja boros (jangan boros). Bapak ibu tidak perlu khawatir, negara dan pemerintah tidak akan membiarkan panjenengan hidup susah," tegasnya.

Hal senada disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta masyarakat penerima PKH benar-benar memanfaatkan bantuan sesuai ketentuan."Jangan cepet-cepet dihabisin, tolong dipakai untuk hal yang sangat penting khususnya untuk perbaikan gizi dan keperluan anak sekolah," kata Jokowi.Dia juga meminta para penerima PKH tidak sekali-kali membelanjakan uang tidak sesuai ketentuan. Apalagi, misalnya untuk beli rokok para suami."Kalau suami minta untuk beli rokok jangan boleh, bilang suruh nyari uang sendiri karena PKH untuk masa depan anak dan tambahan modal usaha," tegasnya.Jokowi mengatakan, pada April 2019 nanti akan kembali dicairkan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua. Dia pesan agar masyarakat memperhitungkan betul penggunaannya. "Jangan tergesa-gesa. Harus ada perencanaan yang matang sejak lama. Kalau sekarang sudah tahu bahwa April mau cair, ayo mulai sekarang diperhitungkan," paparnya.Pada tahun 2019 ini pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 34,4 triliun untuk bansos. Jumlah ini mengalami peningkatan drastis dibandingkan tahun 2018 lalu, yang jumlahnya hanya Rp 19,2 triliun.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler