6 Mahasiswa Jateng Dikirim ke Malaysia dan Thailand untuk Ngajar Bahasa Arab
Murianews
Rabu, 27 Maret 2019 14:16:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Para mahasiswa asal Jateng ini tergabung dalam ttihadu Thalabah Al Lughah Al Arabiyah bi Indonesia (ITHLA) atau Persatuan Mahasiswa Program Studi Bahasa Arab Seluruh Indonesia. Perwakilan Jateng itu akan bertolak ke negara tetangga bersama 14 mahasiswa Bahasa Arab lainnya dari berbagai provinsi lainnya di Indonesia.
Enam mahasiswa ini berasal dari IAIN Surakarta, IAIN Kudus, UIN Walisongo Semarang, Universitas Sains Al-Quran Wonosobo, Unnes, dan IAIN Salatiga.
Sebelum berangkat, mereka meminta restu kepada Waki Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Kepada Taj Yasin ia menjelaskan, selain mengajar para mahasiswa ini juga akan melakukan studi banding ke beberapa perguruan tinggi di dua negara itu.
Ahmad Nurkhalim, Ketua ITHLA Jateng dan DIY mengatakan, mahasiswa yang terpilih mengikuti program ini telah menjalani seleksi secara ketat. Menurut dia, program ini digelar sebagai upaya menjadikan Bahasa Arab sebagai salah satu elemen kemajuan negara.
”Kami berkontribusi dalam Bahasa Arab, terlebih saat ini banyak kasus-kasus di masyarakat yang menyalahgunakan teks-teks Bahasa Arab maupun konteks-konteks persoalan Bahasa Arab. Bahkan ada yang mengatakan ayat jihad dan sebagainya, termasuk terorisme dan lainnya," katanya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



