Gus Yasin Tinjau Vaksinasi Anak di Batang, Begini Kondisinya
Murianews
Rabu, 12 Januari 2022 19:59:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Batang - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Gapuro, Kecamatan Warungasem, Batang, Rabu (12/01/2022).
Saat melihat proses vaksinasi, orang nomor dua di Jateng itu mendapati siswi kelas 5, Amrina Rosyada, yang nampak takut disuntik. Gus Yasin (panggilan akrabnya) langsung duduk mendampingi Amrina dan mengajaknya berbincang.
"Ndak kerasa. Sudah pernah imunisasi belum? Kelas berapa?" Tanya Taj Yasin mengalihkan perhatian Amrina.
Amrina yang masih nampak takut, menjawab pertanyaan Taj Yasin tanpa mengetahui kalau dirinya sudah disuntik vaksin.
"Lho ini tadi sudah disuntik lho, sudah selesai, sakit?" Tanya Taj Yasin kemudian.
"Ndak," jawab Amrina kepada Taj Yasin.
Usai vaksinasi, Amrina mengaku tidak tahu kalau ternyata proses vaksinasi berjalan singkat dan tidak sakit. Menurutnya, saat disuntik dia hanya merasakan seperti digigit semut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Wagub Jateng, Taj Yasin Maemoen saat menghibur salah satu anak yang ketakutan saat divaksin. (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Batang - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Gapuro, Kecamatan Warungasem, Batang, Rabu (12/01/2022).
Saat melihat proses vaksinasi, orang nomor dua di Jateng itu mendapati siswi kelas 5, Amrina Rosyada, yang nampak takut disuntik. Gus Yasin (panggilan akrabnya) langsung duduk mendampingi Amrina dan mengajaknya berbincang.
"Ndak kerasa. Sudah pernah imunisasi belum? Kelas berapa?" Tanya Taj Yasin mengalihkan perhatian Amrina.
Amrina yang masih nampak takut, menjawab pertanyaan Taj Yasin tanpa mengetahui kalau dirinya sudah disuntik vaksin.
"Lho ini tadi sudah disuntik lho, sudah selesai, sakit?" Tanya Taj Yasin kemudian.
"Ndak," jawab Amrina kepada Taj Yasin.
Usai vaksinasi, Amrina mengaku tidak tahu kalau ternyata proses vaksinasi berjalan singkat dan tidak sakit. Menurutnya, saat disuntik dia hanya merasakan seperti digigit semut.
Namun karena diajak ngobrol oleh wagub, dia jadi tidak memperhatikan kalau disuntik oleh vaksinator.
"Tadi tidak tahu kalau sudah disuntik. Rasanya ada kayak digigit semut," kata dia.
Secara keseluruhan, Taj Yasin menilai proses vaksinasi di MI Gapura berjalan sangat baik. Siswa yang divaksin telah disesuaikan jadwal dan waktu sesuai kelasnya.
Selain itu, nihilnya penolakan dari orang tua membuat kondisi vaksinasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Namun, kata dia, ada tiga anak yang tidak bisa mendapat vaksin lantaran tekanan darahnya tinggi dan alasan kesehatan lainnya.
"Tadi ada tiga anak yang belum bisa divaksin karena alasan kesehatan. Berdasar laporan Dinkes, vaksinasi anak di Kabupaten Batang sudah mencapai 20 persen," kata dia.
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi