Omicron Masuk Jateng, IDI: Jangan Diremehkan, Penularannya Lebih Cepat
Murianews
Sabtu, 22 Januari 2022 07:08:37
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah dr Joko Handoyo meminta masyarakat tidak menganggap remeh virus Covid-19 varian Omicron yang terdeteksi di Jawa Tengah.
Meski begitu masyarakat juga tidak perlu berlebihan menanggapinya. Apalagi jika dibanding dengan varian Delta, varian Omicron tidak lebih parah. Namun kemampuan menularnya lebih cepat.
Baca: Omicron Masuk Jateng, Sembilan Orang Terpapar
"Kalau dibandingkan sama Delta ya tingkat keparahan virus Omicron ini lebih rendah. Tapi kita minta masyarakat tetap waspada. Jadi jangan memandang remeh dengan penularan varian Omicron, tapi jangan juga disikapi dengan berlebihan," kata Joko seperti dikutip Detik.com, Jumat (21/1/2022).
Ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak bulan Desember 2021 lalu ketika Omicron sudah dikabarkan masuk Indonesia.
"Tentunya sebagaimana yang lain juga akan tetap waspada dan sebetulnya sudah kami persiapkan sejak awal bulan Desember tahun lalu karena berita ini sudah masuk bahwa ada varian baru. Bahkan kalau kita pikir sekarang ini ada varian lebih baru lagi," jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Varian Omicron disebut sudah menyebar di 86 Negara, termasuk Indonesia. (Ilustrasi/Murianews)[/caption]
MURIANEWS, Semarang - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah dr Joko Handoyo meminta masyarakat tidak menganggap remeh virus Covid-19 varian Omicron yang terdeteksi di Jawa Tengah.
Meski begitu masyarakat juga tidak perlu berlebihan menanggapinya. Apalagi jika dibanding dengan varian Delta, varian Omicron tidak lebih parah. Namun kemampuan menularnya lebih cepat.
Baca: