Waspada! BMKG Rilis Gelombang Setinggi 4 M Berpotensi Terjadi di Perairan Yogyakarta
Murianews
Senin, 31 Januari 2022 08:03:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Yogyakarta - Badan Meteorologi, Klimatotogi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan gelombang tinggi di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam rilis tersebut, diprakirakan gelombang mencapai empat meter selama tiga hari ke depan.
"Perairan Yogyakarta gelombang tinggi antara 2,5-4 meter," tulis Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Adnan Dendy Mardika, Minggu (30/1), yang dibagikan oleh BMKG Yogyakarta seperti dikutip detik.com Senin (31/1/2022).
Dijelaskan, perairan dan Samudera Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY cuaca umumnya berawan, berpotensi hujan ringan hingga sedang.
Angin umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan berkisar antara 2-25 knot. Tinggi gelombang berkisar antara 1-3,5 meter.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi Glombang[/caption]
MURIANEWS, Yogyakarta - Badan Meteorologi, Klimatotogi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan gelombang tinggi di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam rilis tersebut, diprakirakan gelombang mencapai empat meter selama tiga hari ke depan.
"Perairan Yogyakarta gelombang tinggi antara 2,5-4 meter," tulis Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Adnan Dendy Mardika, Minggu (30/1), yang dibagikan oleh BMKG Yogyakarta seperti dikutip