Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng mengatakan, kualitas SMAN Tawangmangu yang sebelumnya jebol ditendang Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sudah sesuai spesifikasi yang ada.

"Tidak ada (di luar spek). (Yang rusak) sudah diganti menggunakan bata, kemarin seharusnya sampai tanah untuk mengantisipasi banjir," kata Kepala Disdikbud Jateng, Uswatun Hasanah seperti dikutip Detik.com

Ia menjelaskan, setelah ada temuan dari Gubernur, pihaknya langsung melakukan rapat dengan sejumlah pihak. Seperti BPK, Cabang Dinas Wilayah VI, Kabid SMA Disdik, DPU, Inspektorat, dan juga pihak pelaksana.

"Hasil rapat hari ini, pada prinsipnya pembangunan gedung SMAN 1 Tawangmangu masih dalam masa perawatan, masih ada space waktu pembenahan," tersangnya saat meninjau SMA Negeri Tawangmangu, Senin (31/1/2022).

Uswatun menambahkan, usai kejadian itu kontraktor langsung memperbaiki atau menyempurnakan setiap kekurangan bangunan.

"Dan mulai Minggu kemarin sudah langsung dilakukan perbaikan, penyempurnaan. Ini masih masa penyempurnaan otomatis masih ada perbaikan di sana sini," ujarnya.

Uswatun menyampaikan, perbaikan tidak hanya menyasar bagian yang rusak lantaran ditendang Ganjar saja. Melainkan juga beberapa kerusakan lain yang perlu disempurnakan.

"Semua sudah diselesaikan, retakan rambut sedikit diplester, dicat ulang kembali lagi, kurang rapi paku-paku butuh perapian saja," tuturnya.Disinggung mengenai kualitas bangunan, Uswatun mengatakan, sudah sesuai dengan spesifikasinya."Tidak ada (di luar spek). (Yang rusak) sudah diganti menggunakan bata, kemarin seharusnya sampai tanah untuk mengantisipasi banjir," urai Uswatun.Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini menerangkan, bangunan SMAN 1 Tawangmangu dibangun di atas lahan seluas 8425 meter persegi."Total anggarannya Rp 5,19 miliar, pembangunan dimulai 9 Juni dan selesai 5 desember 2021. Saat ini masih masa pemeliharaan hingga 180 hari," katanya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler