Begini Kronologi Polisi Medan Dapat Gula dan Garam saat Nyamar Beli Sabu
Murianews
Rabu, 2 Februari 2022 12:50:48
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Medan - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kena tipu saat nyamar sebagai pembeli sabu dari dua pengedar sabu gadungan. Bukannya dapat sabu, petugas justru mendapat gula dan garam yang sudah dibungkus paket kecil layaknya narkoba.
Lantas seperti apa kronologinya?
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, kronologi polisi kena tipu saat menyamar jadi pembeli ini berawal saat petugas mendapat informasi terkait adanya pengedar sabu kelas kakap yang bisa menyediakan sabu dalam jumlah yang besar.
Baca: Polisi Medan Kena Tipu saat Nyamar Beli Sabu, Dapatnya Malah Gula Sama Garam
”Atas informasi itu, polisi pun bergerak melakukan penyamaran. Mereka berpura-pura menjadi pembeli sabu dan saling berkomunikasi,” katanya seperti dikutip Kompas.com
Dari komunikasi itu, kedua belah pihak kemudian menyepakati transaksi pembelian dabu-sabu dilakukan di satu rumah yang ada di Jalan Halat, Kecamatan Medan Area.
Saat transaksi dilakukan, polisi ternyata kena tipu. Bukan sabu-sabu yang didapat, melainkan garam dan gula yang diberikan oleh kedua pelaku.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi saat melakukan jumpa pers terkait pengedar sabu. (Polrestabes Medan)[/caption]
MURIANEWS, Medan - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kena tipu saat nyamar sebagai pembeli sabu dari dua pengedar sabu gadungan. Bukannya dapat sabu, petugas justru mendapat gula dan garam yang sudah dibungkus paket kecil layaknya narkoba.
Lantas seperti apa kronologinya?
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, kronologi polisi kena tipu saat menyamar jadi pembeli ini berawal saat petugas mendapat informasi terkait adanya pengedar sabu kelas kakap yang bisa menyediakan sabu dalam jumlah yang besar.
Baca: