Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kendari – Polda Sulawesi Utara (Sultra) mengamankan seorang oknum polisi berpangkat aipda dengan inisial A (36) karena memiliki narkoba jenis sabu seberat 0,95 gram.

Selain sebagai pengguna, Aipda A yang bertugas di Satuan Reserse Nakoba Polres Wakatobi juga diduga sebagai pengedar. Saat ini, ia tengah meringkuk di tahanan Polda Sultra untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dirresnarkoba Polda Sultra Kombes M Eka Faturrahman membenarkan penangkapan tersebut. Ia juga mengemukakan, Aipda A merupakan salah satu pejabat sementara di Satresnarkoba.

"Benar, yang bersangkutan inisial A, pangkatnya aipda, menjabat sebagai Penjabat Sementara Kanit Narkoba Polres Wakatobi," katanya seperti dikutip detikcom, Sabtu (5/2/2022).

Faturrahman mengatakan Aipda A merupakan pemakai dan pengedar sabu. Ia mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kabupaten Wakatobi.

Saat ini, lanjutnya, Aipda A telah dites urine. Hasilnya, urine Aipda A positif mengandung narkoba.

"Hasil tes urine, dia positif. Dia ini mengedarkan barang tersebut di Wakatobi yang dipesan melalui Kendari. Barangnya dikirim lewat Pelabuhan Wanci," katanya.Ia menambahkan, penangkapan terhadap Aipda A berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di sekitar Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Pihaknya lalu melakukan pengembangan."Keberadaan A ini di Kota Kendari setelah mengikuti program latihan di Anggotoa. Namun, setelah kegiatan, tidak kembali ke Polres Wakatobi. Lalu kami dapat kabar A terlibat dalam sindikat pengedar narkoba," ujarnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler