Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Surabaya — Setelah menunggu sekian lama sejak pandemi, 392 jemaah umrah asal Jawa Timur akhirnya berangkat ke Tanah Suci. Ratusan jemaah tersebut diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda ke Madinah tanpa transit, Senin (14/3/2022).

Melihat hal itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyambut positif. Ia bahkan yakin setelah penerbangan untuk jemaah umrah ini, pembukaan perjalanan ibadah haji bisa diberangkatkan tahun ini.

Baca: Omicron Mengganas, Kemenag Lepas 419 Jemaah Umrah ke Tanah Suci

“Ibadah haji belum ada penerbangan. Tapi kita optimistis, jika vaksinasi di Jatim bisa terus ditingkatkan bersamaan dengan protokol kesehatannya,” kata Emil seperti dikutip Solopos.com.

Dia menuturkan dibukanya penerbangan perjalanan luar negeri non Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah hasil jerih payah dan kerja sama berbagai pihak.

“Saya dan Ibu Gubernur mengucapkan terima kasih banyak atas kerja sama semua pihak. Baik dari Kemenag, Lanudal, Amphuri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penerbangan perdana umrah ini,” jelas dia.

Ratusan orang tersebut akan terbang ke Tanah Suci dengan maskapai Lion Air. Selain itu, pada Selasa (15/3/2022) akan ada sebanyak 260 orang calon jemaah umrah yang akan diberangkatkan menggunakan maskapai penerabangan Garuda Indonesia.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Husnul Maram, mengaku bersyukur telah dibukanya penerbangan untuk jemaah umrah dari Bandara Internasional Juanda. Dia menyampaikan Kanwil Kemenag akan mengikuti seluruh standar operasional yang telah disetujui bersama.Baca: Kemenag Hentikan Sementara Pemberangkatan Umrah, Karena Omicron?Sehingga masyarakat yang menjalankan ibadah umrah bisa berangkat tanpa tes PCR. Namun, pada saat kepulangan akan tetap menjalani tes PCR di tujuan akhir masing-masing. Selain itu, mereka juga akan dikarantina sambil menunggu hasil tesnya terbit.“Hanya menunggu tanpa karantina. Satu hari saja. Kalau negatif pulang, kalau positif ya isolasi di hotel. Tidak ada tambahan aturan lain,” kata dia, Minggu (13/3/2022).Pemerintah telah menyediakan tempat menunggu hasil swab sebanyak 1.299 tempat tidur di 27 hotel yang terverifikasi oleh KKP dan PHRI. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler