Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Sebanyak 216.107 siswa dinyatakan diterima dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri di Jateng tahun ini. Ratusan ribu pelajar tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Hal itu diketahui melalui pengumuman yang dilakukan situs ppdb.jatengprov.go.id, Senin (4/7/2022). Sementara jumlah pendaftar PPDB untuk jenjang SMA dan SMK mencapai 288.733 orang.

Baca: Diumumkan Hari Ini, Begini Cara Cek Hasil PPDB Jateng

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Uswatun Hasanah menyebutkan, jumlah lulusan (SMP/MTS) di Jateng mencapai 522.295 orang.

”Sementara daya tampung SMA/SMK Negeri mencapai 217.745 orang, yang diterima 216.107 peserta didik atau 99,25 persen dari daya tampung,” ujar Uswatun di Semarang seperti dikutip Solopos.com.

Ia mengatakan, untuk yang tidak diterima di sekolah negeri bisa mengisi kekosongan di SMA maupun SMK swasta. Hal itu karena, tidak ada gelombang kedua PPDB Jateng atau mekanisme siswa cadangan pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ini.

”Pengumuman peserta lolos dilakukan pada 4 Juli 2022 paling lambat pukul 23.55. Setelah dinyatakan lolos pada PPDB 2022, calon siswa harus melakukan daftar ulang mulai 5-7 Juli dari pukul 08.00-15.30 WIB,” ungkapnya.
Baca: Bikin Geger, 8 Peserta PPDB di SMAN 1 Gondang Sragen Tiba-Tiba HilangUswatun mengatakan pada PPDB 2022 tidak ada kendala berarti. Dari hasil evaluasi, beberapa pendaftar justru telah mampu melakukan pendaftaran online secara mandiri.Ia juga menyebut pada proses PPDB 2022 terbebas dari segala macam intervensi termasuk upaya titipan.”PPDB tahun ini kita 100 persen online dan menjaga integritas. Data yang masuk berdasarkan fakta dan realita. Termasuk “surat cinta” kita junjung integritas kita pegang apa yang disampaikan pak gubernur, tidak titip-titipan. Kita tidak ingin anak yang berhak mendapatkan sekolah tergeser karena itu,” tegas Uswatun. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler