Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng akan membuka rute baru Solo-Wonogiri mulai 2023 mendatang. Rencananya rute tersebut mulai Terminal Tirtonadi Solo-Sukoharjo-Terminal Tipe C Wonogiri.

Kasi Sarana dan Prasarana Dishubprov Jateng, Tatas Euxguwin menjelaskan, Design Engineering Detail (DED) direncanakan selesai pada September 2022 ini.

”Untuk menentukan berapa halte yang disiapkan di Solo berapa, Sukoharjo berapa, Wonogiri berapa, unitnya berapa belum. Cuma kalau koridornya sudah bisa. Karena nanti kita lanjutkan DED-nya lagi baru September,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Baca: BRT Trans Semarang Kini Layani Penumpang Bandara Hingga Tengah Malam

Menurut dia, penambahan koridor BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri juga menjadi salah satu bukti pemerintah daerah provinsi melaksanakan amanat UU No. 22/2009 Pasal 139 Ayat 2.

”Pemerintah Daerah provinsi wajib menjamin tersedianya angkutan umum untuk jasa angkutan orang dan/atau barang antarkota dalam provinsi,” begitu bunyinya.

Tatas juga mengatakan biaya operasional BRT Trans Jateng juga mendapatkan subsidi. Sehingga bisa diakses seluruh lapisan masyarakat.

Tarif BRT Trans Jateng untuk pelajar Rp 2.000, sedang tarif penumpang umum Rp 4.000.
Baca: Akses ke MAJT Kini Lebih Mudah, Bakal Ada BRT yang MelintasDia menambahkan jarak Terminal Tipe A Tirtonadi hingga Terminal Wonogiri Kota Tipe C kurang lebih 36,6 km. Waktu tempuh yang diperlukan sekitar 68 menit.Tatas menggambarkan butuh biaya bahan bakar mesin (BBM) Rp20.000 bagi kendaraan pribadi untuk menempuh jarak tersebut.Bila dibandingkan ada pemangkasan hampir 10 kali lipat bila penumpang adalah pelajar dan 5 kali lipat bila penumpang adalah masyarakat umum. Belum lagi tenaga yang dihabiskan saat perjalanan.”Itu kan pelajar hanya Rp2.000, sedangkan penumpang umum Rp4.000. Bisa diperhitungkan mawon itu bisa memangkas berapa persen dibanding pake kendaraan pribadi,” tuturnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler