Sempat Kekurangan Oksigen, Blora Kini Punya Stok 2,5 Ton untuk Pasien
Nathan
Kamis, 24 Juni 2021 19:06:58
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Blora - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Blora Arief Rohman meninjau RSUD dr Soetijono Blora, dalam penanganan Covid-19, Kamis (24/06/2021). Ganjar mengapresiasi respon cepat yang dilakukan Pemkab Blora untuk menangani lonjakan kasus Covid-19.
“Blora menurut saya bagus dan bisa menjadi contoh daerah lain. Kemarin ada problem soal oksigen, Pak Bupati langsung telepon (produsen) di Gresik menggunakan channel sendiri, alhamdulillah 2,5 ton sudah dikirim,” katanya.
Menurutnya, respon rumah sakit di Blora dalam mengantisipasi lonjakan kasus juga dinilai cepat dan tanggap.
“Sekarang mulai merah zonanya, antisipasi di rumah sakitnya cepat. Bahkan sudah disiapkan tenda, saya kira forkopimdanya semuanya bekerja sama dengan bagus,” ujarnya.
Lebih lanjut, dengan Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit sebesar 80, antisipasi bisa dilakukan seperti menyediakan tenda dan memanfaatkan gedung yang ada di sekitarnya seperti dari Poltekes untuk isolasi apabila nanti terjadi lonjakan kasus.
Kemudian, untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, gubernur mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang sudah melakukan rekrutmen perawat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gubernur Ganjar Pranowo menyapa tenaga kesehatan di RSUD dr Soetijono Blora. (MURIANEWS/Kontributor Blora)[/caption]
MURIANEWS, Blora - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Blora Arief Rohman meninjau RSUD dr Soetijono Blora, dalam penanganan Covid-19, Kamis (24/06/2021). Ganjar mengapresiasi respon cepat yang dilakukan Pemkab Blora untuk menangani lonjakan kasus Covid-19.
“Blora menurut saya bagus dan bisa menjadi contoh daerah lain. Kemarin ada problem soal oksigen, Pak Bupati langsung telepon (produsen) di Gresik menggunakan channel sendiri, alhamdulillah 2,5 ton sudah dikirim,” katanya.
Menurutnya, respon rumah sakit di Blora dalam mengantisipasi lonjakan kasus juga dinilai cepat dan tanggap.
“Sekarang mulai merah zonanya, antisipasi di rumah sakitnya cepat. Bahkan sudah disiapkan tenda, saya kira forkopimdanya semuanya bekerja sama dengan bagus,” ujarnya.
Lebih lanjut, dengan Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit sebesar 80, antisipasi bisa dilakukan seperti menyediakan tenda dan memanfaatkan gedung yang ada di sekitarnya seperti dari Poltekes untuk isolasi apabila nanti terjadi lonjakan kasus.
Kemudian, untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, gubernur mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang sudah melakukan rekrutmen perawat.
"Ini oksigen beres, kemudian tempat tidur sudah beres, untuk rekrutmen perawat telah dilakukan, yang menjadi kendala adalah tenaga dokter. Untuk dokternya nanti kami support dari provinsi. Cara-cara ini bisa kita jadikan sebagai sarana untuk antisipasi," terangnya.
Sementara itu, Bupati Blora mengatakan, Langkah-langkah cepat dan antisipatif akan selalu diupayakan Pemkab Blora dalam menangani Covid-19, terlebih Blora saat ini memasuki zona merah.
“Kami juga akan berupaya secara giat untuk mensosialisasikan protokol kesehatan, termasuk mengoptimalkan pelaksanaan PPKM Mikro dan Jogo Tonggo. Upaya antisipatif akan terus kami lakukan, termasuk dengan memastikan ketersediaan tempat tidur dan sarana pendukung lainnya” ungkapnya.
Kontributor Blora
Editor: Ali Muntoha