Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Kami mendukung semua upaya pemerintah. Jadi, berapapun anggaran yang diminta (untuk corona) kami setujui,” katanya kepada MURIANEWS melalui surat elektronik, Senin (16/3/2020).

Sukirman mengatakan, anggaran itu bisa difasilitasi melalui anggaran tak terduga yang sedang berjalan dan anggaran mendahului perubahan. Dengan begitu, wabah virus corona bisa diatasi dengan maksimal.

”Ini merupakan bagian dari keputusan yang kita ambil dalam rapat pimpinan dewan," sebutnya.

Baca Juga:

Rapat pimpinan, kata Sukirman, juga memutuskan untuk merasionalisasi anggaran belanja DPRD, termasuk anggaran perjalanan dinas. ”Kami juga memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan kunjungan kerja," ungkapnya.

Selain itu, pimpinan juga menugaskan semua anggota DPRD ke daerah pemilihan masing-masing, untuk melakukan monitoring dan pengawasan sampai ke tingkat desa."Pengawasan menyangkut pelayanan kesehatan, pelaksanaan belajar di rumah, ketersediaan dan kebutuhan pokok," tegasnya.Sebelumnya, dalam jumpa persnya Minggu (15/3/2020), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan, saat ini dana tak terduga yang sedang berjalan jumlahnya mencapai sekitar Rp 20 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk menanggulangi virus corona di Jateng.”Tapi kalau memang tak cukup kita akan gunakan anggaran mendahului perubahan. Kami sudah bicara pada pimpinan dewan, dan mereka mendukung penuh,” tegasnya.Seperti diketahui, pasien positif Covid-19 atau virus corona di Jawa Tengah bertambah dua orang. Dua pasien itu dirawat di RSUP dr Kariadi Kota Semarang dan RSUD Tidar Kota Magelang. Hingga kini, total telah ditemukan empat pasien positif Covid-19 di Jateng dan satu di antaranya meninggal dunia. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler