Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Momen lucu terjadi saat vaksinasi kelas 6 SD Mitoro 01 Kecamatan Semarang Tengah, Rabu (22/12/2021). Di luar dugaan, para bocah berseragam Merah Putih itu tak ada takut-takutnya saat disuntik vaksin Covid jenis Sinovac.

Namun, rasa percaya diri itu tiba-tiba berubah menjadi rasa grogi saat Gubernur Ganjar Pranowo. Salah satu siswi bernama Safa bahkan ngumpet dibelakang gurunya saat diperhatikan Ganjar.

“Ini tadi habis suntik. Suntik sinovac. Grogi dilihat pak Ganjar,” kata Safa dan Farah ditemui usai vaksin.

Baca: Datang ke Ganjar, Dubes Jepang Kepincut Investasi di Jateng

Momen itu terjadi ketika Gubernur Ganjar Pranowo olahraga bersepeda sambil meninjau pelaksanaan vaksinasi di sejumlah sekolah dasar di Kota Semarang. Sebelum ke SD Mintoro 01, Ganjar terlebih dahulu ke SD Bugangan 03, Kecamatan Semarang Timur.

Di dua sekolah itu, sasaran vaksinasi berbeda namun antusiasmenya sama-sama tinggi. Di SD Bugangan 03, Kecamatan Semarang Timur, sasaran vaksinasinya untuk siswa kelas 1. Mereka menerima vaksin didampingi orangtuanya.

Di SD Bugangan 03 yang sedang mengantri giliran vaksin. Kebanyakan mengaku tak takut disuntik.

Baca: Tertibkan Penambangan Ilegal, Ganjar dan Kapolda Jateng Bentuk Satgas Puser Bumi

“Kalian takut nggak disuntik?,” kata Ganjar.

“Nggak takut pak,” sahut sejumlah siswa.

Ganjar pun mengacungi jempol pada para siswa. Tapi tak semuanya mantap tanpa ragu, ada beberapa siswa yang tampak ketakutan dan menghindar saat hendak menerima suntikan.

Ganjar pun dengan sabar berusaha mengalihkan perhatiannya dengan terus mengajak ngobrol. Pertanyaan-pertanyaan ringan menyoal sarapan dan kesukaan siswa itu.Ganjar mengatakan dari pantauannya di dua sekolah di Kota Semarang, pelaksanaannya terbilang lancar. Bahkan, dari Dinas Kesehatan Kota Semarang menarget setiap hari menyuntikkan 13ribu vaksin.Baca: Datang ke Gubernuran, PPDI Pinang Ganjar Jadi Pembina“Ini kesempatan anak-anak mengambil raport, kesempatan untuk bisa melakukan percepatan. Nah sekolah-sekolah tinggal manggil aja,” kata Ganjar usai tinjauan.Di dua titik yakni Pekalongan dan Kota Semarang, Ganjar menilai secara keseluruhan pelaksanaan vaksinasinya bagus. Daerah, lanjut Ganjar, punya kemauan tinggi untuk melakukan percepatan vaksinasi.“Stok vaksin oke, dari pusat sudah dikirim. Ini Kota Semarang dikirim 150.000. Itu bisa digenjot kalau sehari 13ribu dibagi ya kurang lebih seminggu,” kata Ganjar.Baca: Oknum Polisi Pati yang Selingkuhi Istri TKI Terancam DipecatSementara Kadinkes Kota Semarang dr Abdul Hakam mengatakan, pihaknya menerima 150ribu dosis vaksin sinovac untuk anak pada Jumat (17/12/2021) lalu. Jumlah anak usia 6-11 tahun di Kota Semarang, kata Hakam, sebanyak 165.185 anak.“Kita sudah dikasih sejak hari Jumat kemarin itu sekitar 150ribu. Harapannya minggu depan ada dopingan lagi, karena 165.185 itu yang MI dan RA dari (naungan) Kemenag belum dihitung,” ujarnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler