Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan daerah dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Jateng saat ini ditempati Kabupaten Klaten. Per hari ini, Kamis (7/7/2022) total kasus aktif mencapai 127 kasus.

Selain Klaten, ditempat kedua ada Kota Semarang dengan 124 kasus. Selanjutnya secara berurutan Jepara dan Wonosobo.

”Kalau saya tanya PERSI sih yang dirawat nggak terlalu banyak yang dirawat dan kemudian relatif tanpa banyak gejala,” katanya.

Baca: Ganjar Sepakat Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Untuk itu Ganjar merasa belum perlu melakukan pengetatan. Meski begitu, ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap mengenakan masker dan gaya hidup sehat agar tidak terpapar virus Corona.

”Belum ada pengetatan, sekarang kita dorong masker saja. Minimal itu. Masker, hidupnya sehat, makanannya bergizi ya insyaallah oke,” ujarnya.

Ganjar juga memastikan saat kasus Covid-19 di Jawa Tengah masih terkendali. Penambahan kasus yang ada, juga tak terlalu signifikan pada minggu ini. Selain itu, Ganjar menyebut angka kesembuhan juga meningkat.

”Kondisi covid baik, masih terkendali. Kenaikan kasusnya sih tiap hari tidak terlalu signifikan. Ini saya pantau daily reportnya,” ungkapnya.

Baca: Covid-19 Meningkat lagi, Masyarakat Diwajibkan Vaksin BoosterSebelumnya, Ganjar mendukung wacana pemerintah untuk menjadikan vaksin booster jadi syarat perjalanan dan masuk mall.Ganjar bahkan menilai wacana tersebut tepat guna untuk mempercepat vaksinasi booster yang saat ini mulai mengendur.”Menurut saya baik juga sih, kalau perlu di mall-nya dikasih tempat untuk boosting, jadi kalau belum ya tinggal suntik,” kata Ganjar, Rabu (6/7/2022).Dengan cara itu, lanjut Ganjar, semangat masyarakat yang tampak mulai mengendur untuk mengikuti vaksinasi bisa kembali meningkat.”Jadi memang sebenarnya harus disebarkan karena kemarin agak kendor, maka saya sudah minta dinas kesehatan dalam dua minggu ini kita minta untuk genjot terus,” ujarnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler