Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ia pun girang mendapat hadiah uang sebesar Rp 500 ribu dari gubuernur. Apalagi penyebabnya pun sepele, karena Endang disiplin menerapkan protokol kesehatan saat bekerja.

Ini terjadi saat Ganjar Pranowo mengunjungi PT Nojorono Kudus, Rabu (1/7/2020). Kunjungannya untuk melihat kesiapan pabrik rokok ini menerapkan new normal.

Selama masa pandemi ini, ketika bekerja Endang selalu membawa tiga hingga lima masker. Setiap beberapa jam sekali, Endang selalu mengganti masker kain yang ia kenakan.

Wajar saja, ternyata Endang memiliki masker sebanyak 17 buah. Delapan masker hasil dari pemberian tempatnya bekerja, sisanya dia beli sendiri dan sebagian diberi orang.

Endang mengatakan di tempatnya bekerja telah dilakukan penataan sekitar tiga bulan. Antartempat duduk pekerja diberi jarak dan dipasang pembatas dengan plastik.

Selain itu, juga wajib mengenakan masker, sebelum masuk ke ruang kerja, semua pekerja dicek suhu tubuhnya dan cuci tangan.

"Kalau tidak pakai masker disuruh pulang. Saya punya kalau enggak 16 ya 17 masker pak," kata Endang dengan gamblang menjelaskan tata cara bekerja kepada Ganjar.

Meski sempat terkejut, Ganjar membenarkan jawaban Endang. Ganjar mengatakan untuk pemakaian masker kain memang baiknya tidak lebih dari empat jam.
Meski sempat terkejut, Ganjar membenarkan jawaban Endang. Ganjar mengatakan untuk pemakaian masker kain memang baiknya tidak lebih dari empat jam."Tugas jenengan sosialisasi ke teman-teman, kalau nyedak keplak (kalau mendekat tampar). Masker itu jadikan bagian dari baju yang wajib di kenakan. Nah para pekerja bisa jadi juru kampanye untuk pemberlakuan itu, seperti Bu Endang tadi," terangnya.Karena pemahaman yang luas terhadap protokol kesehatan di tempat kerja, Endang pun mendapat hadiah dari Ganjar berupa uang tunai Rp 500 ribu.Ganjar mengatakan, pemahaman karyawan tentang penerapan new normal di tempat kerja, salah satunya menjadi tanggung jawab perusahaan. Maka sosialisasi dan pengawasan harus terus dilakukan."Saat ini harus ada yang ngegas dan ngerem. Seperti saya, bupati yang ada dipemerintahan dan juga para pengusaha ini yang harus ngegas agar ekonomi tidak mandek. Tapi, di sisi lain juga harus ada yang nge-rem yakni dari sisi kesehatan. Jadi harus ada saling pengertian," ujarnya.Dalam kunjungan tersebut, Ganjar mengapresiasi apa yang telah dilakukan PT Nojorono yang memberlakukan sistem kerja hanya satu sif, pemasangan pembatas antarpekerja, dan juga sosialisasi yang terus dilakukan. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler